INFORMASI KULIAH DI AUSTRALIA

Berikut adalah informasi lengkap tentang seputar kuliah, biaya dan gaya hidup di Australia. Adapun informasi berikut dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sesuai dengan perubahan kurs, institusi, dan peraturan yang berlaku.

Kota-kota di Australia yang menjadi tempat populer bagi pelajar menuntut ilmu, antara lain Sydney, Melbourne, Adelaide, Canberra, Brisbane, Perth, Hobart dan Darwin.

Kami melayani pendaftaran sekolah mulai dari institusi dengan harga terjangkau seperti VIA Education, Bridge Business College, Kaplan Business School, Academies Australasia, Victoria University, ECA College, Evolution Hospitality Institute dan lainnya, hingga Universitas ternama seperti University of Sydney, University of New South Wales (UNSW), Monash University, University of Technology Sydney (UTS), Macquarie University, RMIT, Swinburne University of Technology dan lainnya.

Memasak dan Perhotelan (Commercial Cookery and Hospitality Management), Parisiwata (Travel & Tourism), Bisnis dan Marketing (Business & Marketing), Teknologi Informasi (Information Technology / IT) dan lainnya.

Pendaftaran program studi dapat dilakukan dari dalam Australia / on-shore (melalui visa turis terlebih dahulu yang setelah sampai di Australia akan diubah ke visa pelajar) atau dari dalam Indonesia / off-shore. Perlu diingat bahwa TIDAK semua visa turis dapat diubah ke visa pelajar, maka dari itu kami akan membantu dalam pengajuan visa turis pemohon. Masing-masing jenis pendaftaran memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku.

Berikut perkiraan biaya awal untuk kuliah program D3 yang harus dikeluarkan oleh setiap pemohon mulai dari Rp 35jt, dengan perincian sebagai berikut:

  1. Biaya visa pelajar AUD 630.00 per orang (single)
  2. Biaya tes kesehatan (on-shore) AUD 322.79 atau berkisar Rp 1jt (tergantung klinik jika off-shore)
  3. Asuransi kesehatan mulai dari AUD 550.00 hingga 1,100.00 atau lebih (1-2 tahun)
  4. Biaya uang kuliah mulai dari AUD 1,500.00 per term (1 term = 3 bulan)
  5. Biaya pendaftaran mulai dari AUD 200.00 hingga 300.00
  6. Biaya material mulai dari AUD 0.00 hingga 1,000.00 (tergantung jurusan)

Berikut perkiraan biaya awal untuk kuliah program S1 / S2 yang harus dikeluarkan oleh setiap pemohon mulai dari Rp 85jt, dengan perincian sebagai berikut:

  1. Biaya visa pelajar AUD 630.00 per orang (single)
  2. Biaya tes kesehatan (on-shore) AUD 322.79 atau berkisar Rp 1jt (tergantung klinik jika off-shore)
  3. Asuransi kesehatan mulai dari AUD 1,100.00 hingga 1,700.00 atau lebih (2-3 tahun)
  4. Biaya uang kuliah mulai dari AUD 15,000.00 per tahun
  5. Biaya pendaftaran mulai dari AUD 100.00 hingga 300.00
  6. Biaya material mulai dari AUD 0.00 hingga 1,000.00 (tergantung jurusan)

Semua dokumen harus asli dan di-scan berwarna (bukan di foto menggunakan hape, melainkan menggunakan mesin scanner). File akhir dalam bentuk JPEG atau PDF ukuran “A4” atau “Letter” dengan kualitas resolusi tinggi (150-200 DPI) sehingga dapat terbaca dengan baik atau diperbesar tanpa pecah. Ada beberapa dokumen tertentu yang harus disertakan dalam bentuk fisik asli, kami akan menghimbau terlebih dahulu sebelum pengiriman.

Penggunaan dokumen palsu adalah kejahatan yang berakibat fatal antara lain pencantuman nama pemohon serta nama lain yang bersangkutan dalam daftar “blacklist” atau daftar hitam oleh pemerintah Australia sehingga tidak memungkinkan pendaftaran ulang dilakukan untuk seluruh jenis visa di Australia.

Setiap pemohon wajib memiliki sponsor atau penjamin finansial selama studi di Australia. Sponsor dianjurkan berasal dari orang tua, paman / bibi. Berikut dokumen yang harus dipersiapkan oleh sponsor:

  1. Jika pemohon melakukan pendaftaran program studi dari dalam Indonesia / off-shore, maka rekening koran milik sponsor dalam 3 bulan terakhir wajib memiliki dana minimum Rp 350jt (program D3) atau Rp 450jt (program S1 / S2), yang mengendap selama 3 bulan.
  2. Jika pemohon melakukan pendaftaran program studi dari dalam Australia / on-shore, maka hanya diperlukan referensi bank dengan saldo akhir minimum Rp 350jt (program D3) atau Rp 450jt (program S1 / S2), tanpa harus mengendap.
  3. Bukti penghasilan sponsor.
  4. Jika sponsor memiliki bisnis: SIUP dan laporan pajak (SPT).
  5. Jika sponsor bekerja: Referensi kerja dan slip gaji.
  6. KTP dan Paspor (halaman depan dan belakang yang terdapat tanda tangan) milik sponsor.
  7. Bukti hubungan keluarga antara sponsor dengan pemohon (KK, Akte Lahir keluarga).
  1. IELTS / TOEFL (minimum score IELTS 4.5 / 5.0 / 5.5, TOEFL IBT 32 / 35 / 46).
  2. Ijazah (SMA / Diploma / S1) – yang asli dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  3. Transkrip nilai / SKHUN / UAN – yang asli dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  4. Surat referensi kerja (kalau pernah / sedang bekerja).
  5. Alasan mengapa studi di Australia (Statement of Purpose).
  6. KTP dan Paspor (halaman depan dan belakang yang terdapat tanda tangan, setiap halaman yang terdapat cap imigrasi / kepergian – kepulangan baik di paspor baru atau lama (jika ada).
  7. Pas Foto / foto dalam bentuk digital (Latar belakang putih, ukuran minimum 3.5 x 4.5, boleh lebih besar).
  8. Akte Lahir – yang asli dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  9. Kartu Keluarga – yang asli dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
  10. Formulir student visa detail.
  1. Letter of Offer & CoE (Bukti penerimaan siswa).
  2. Formulir OSHC (Asuransi kesehatan).
  3. Formulir Medical Check Up (Tes kesehatan).
  4. Formulir 956 yang perlu ditanda tangani oleh pihak pemohon.
  1. Harga diatas tidak termasuk tiket pesawat dan biaya hidup selama di Australia seperti transportasi, akomodasi dll.
  2. Harga tidak terpatok dan dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kurs, program dan institusi / universitas yang dipilih.
  3. Harga sesuai per Januari 2020 dengan kurs AUD 1.00 = IDR 10K
  4. Harga penerjemahan / translate dokumen dari bahasa Indonesia ke Inggris Rp 80K per lembar (jika diperlukan). Badan penerjemah harus terakreditasi dan diakui oleh kedutaan Australia.

Visa pelajar dapat memiliki ijin kerja hingga 20 jam per minggu atau dapat lebih ketika masa libur kuliah. Kami membantu pengurusan ijin kerja dan TFN atau nomor pajak sehingga klien dapat bekerja secara legal selama masa studi di Australia. Kami tidak mengurus penempatan / pencarian tempat kerja, klien dapat mencari lowongan pekerjaan melalui rekan atau iklan dari sosmed.

Gaji rata-rata pelajar yang bekerja di wilayah Sydney berkisar antara AUD 15.00 – 25.00 per jam atau setara Rp 150K – 250K per jam.

Sangat memungkinkan bagi pelajar untuk membiayai biaya kuliah nya sendiri dan menabung selama kuliah dan bekerja di Australia, tentunya sesuai dengan kapasitas dan gaya hidup masing-masing.

Perkiraan biaya hidup di kota Sydney selama setahun yakni AUD 20,300.00 atau Rp 203jt. Biaya hidup bervariasi tergantung gaya hidup, biaya transportasi, biaya akomodasi, serta biaya lainnya.

Sebagian besar kota di Australia memiliki transportasi umum antara lain, kereta listrik, bis dan kapal feri. Sistem pembayaran untuk transportasi umum di Australia, khususnya di daerah Sydney, Blue Mountain dan sekitarnya, menggunakan kartu “Opal” (sistem isi ulang atau prabayar) yang mengharuskan pengguna menempelkan pada mesin yang tersedia di dalam kendaraan (bis) atau mesin “Opal” terdekat / pintu gerbang, ketika sebelum keberangkatan dan sesudah sampai pada tujuan. Tersedia juga layanan taksi dan “Rideshare” seperti UBER, OLA dan sebagainya.

Akomodasi dapat dicari melalui rekan yang sudah tinggal terlebih dahulu di Australia, melalui situs pencari seperti domain.com.au / realestate.com.au, atau iklan dari sosmed. Akomodasi “Sharing” atau berbagi merupakan cara yang paling banyak diminati pelajar Indonesia karena selain menghemat biaya tempat tinggal, yang tidak kalah penting yakni menambah lingkup teman atau “networking”. Biaya akomodasi berbagi berkisar mulai dari AUD 150.00 hingga 350.00 per minggu, tergantung lokasi dan banyaknya orang yang tinggal di dalam satu rumah / tempat.

Sebagian besar biaya dokter dan pengobatan akan diganti oleh pihak asuransi pelajar (OSHC), namun ada juga biaya tertentu yang tidak dijamin. Jumlah pengembalian biaya tergantung jenis dan perusahaan asuransi yang dipilih.

Kami memiliki agen migrasi internal di kantor pusat Sydney, Australia yang berpengalaman dan terakreditasi dalam pengurusan visa sehingga prosesnya aman, akurat dan cepat. Hampir seluruh dokumen dapat di urus hanya dengan scan dan email, kecuali dokumen tertentu yang harus di legalisir secara fisik.

Kami memiliki keseluruhan 5 staf yang berpengalaman, termasuk 3 konsultan edukasi, 1 konsultan edukasi dan migrasi, dan 1 staf untuk sales & marketing.

Ada banyak cara untuk mendapatkan Permanent Resident atau yang disebut PR, salah satunya adalah kuliah di wilayah regional Australia. Syarat dan ketentuan dapat berubah seiring dengan waktu dan peraturan yang berlaku.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi agen kami di Jakarta melalui telepon atau WA untuk konsultasi GRATIS!

INSPIRE EDUCATION & MIGRATION SERVICES – JAKARTA (CV. INSPIRE EDUKASI MIGRASI)
Mall Orion Dusit, Lt. Dasar No. 7
Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat 10730 (lihat peta)
Call / WA: Vincent (+62) 813 5357 3976
Email: vincent@inspireedu.com.au